Penyebab Bayi Menolak Minum ASI
Bayi usia di bawah 6 bulan harusnya tidak menolak minum ASI karena ASI adalah makanan utamanya. Jika sampai terjadi bayi menolak minum ASI segeralah temukan penyebabnya.
Aneh dan memprihatinkan. Ya orang tua mana yang tidak prihatin dan sedih jika bayinya yang belum genap berusia 6 bulan menolak minum ASI? sedangkan bayi diumuran segitu harusnya mendapatkan ASI Eksklusif.
Berikut beberapa hal yang menyebabkan bayi menolak minum ASI :
Bayi usia di bawah 6 bulan harusnya tidak menolak minum ASI karena ASI adalah makanan utamanya. Jika sampai terjadi bayi menolak minum ASI segeralah temukan penyebabnya.
Aneh dan memprihatinkan. Ya orang tua mana yang tidak prihatin dan sedih jika bayinya yang belum genap berusia 6 bulan menolak minum ASI? sedangkan bayi diumuran segitu harusnya mendapatkan ASI Eksklusif.
Berikut beberapa hal yang menyebabkan bayi menolak minum ASI :
- Kurang sehat, kondisi bayi yang kurang sehat menyebabkan bayi kesulitan menghisap dengan baik sehingga ASI yang didapat sedikit sehingga bayi merasa capek, frustasi, kelaparan, dan akhirnya "ngambek" tidak mau menyusu.
- Kesakitan, bayi yang mengalami memar akibat alat bantu (misalkan vacum) mungkin menolak menyusu karena jika bagian yang memar itu terpencet setiap kali menyusu.
- Tersumbat hidungnya, bayi yang tersumbat hidungnya dikarenakan pilek mungkin menolak menyusu karena kesulitan bernafas.
- Sariawan, bayi yang mengalami sariawan atau mulutnya terinfeksi jamur Candida mungkin hanya menghisap beberapa kali saat menyusu, lalu berhenti dan menangis.
- Sedang tumbuh gigi, bayi yang sedang tumbuh gigi mungkin merasa gusinya nyeri atau air liurnya berlebihan atau agak demam, mungkin menolak menyusu karena merasa tidak nyaman.
- Mengantuk, bayi yang mengalami efek sedatif (obat bius) mungkin menolak menyusu karena mengantuk.
- Bingung puting, bayi yang diberi susu botol atau empeng terlalu dini (sebelum umur 2 minggu) mungkin menolak menyusu karena kesulitan menguasai teknik menghisap payudara yang sangat berbeda dengan menghisap dot.
- Tidak mampu mengambil cukup ASI untuk kebutuhannya, bayi yang belum menguasai teknik menyusu mungkin hanya mampu menghisap ASI sedikit sehingga harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk menghisap lebih lama, akibatnya bayi jadi capek, frustasi dan akhirnya menolak menyusu.
- Ingin "melawan" perlakuan tidak menyenangkan, jika ibu atau pengasuh kurang memahami teknik mengatur posisi bayi ketika menyusu, bayi bisa saja merasa diperlakukan kasar atau disakiti. Sebagai upaya perlawanannya maka bayi menolak menyusu.
- Terganggu isapannya, jika ibu sering memegangi atau mengguncang payudara saat menyusui, posisi mulut bayi terhadap payudara bisa terganggu, akibatnya bayi merasa tidak nyaman dan akhirnya menolak menyusu.
- Dibatasi jadwal menyusu, Jika ibu menyusui hanya pada jam-jam tertentu dan bukan menurut keinginan bayi, bayi bisa kelaparan dan frustasi akhirnya menolak menyusu.
- Terganggu semburan ASI, aliran ASI yang terlalu cepat dan deras saat bayi mulai menghisap membuat bayi tersedak. Jika terjadi berulang kali selama menyusu bayi jadi frustasi dan akhirnya menolak menyusu.
- Merasa terganggu oleh suatu perubahan, bayi usia 3-12 bulan mudah terganggu oleh berbagai perubahan seperti misalnya berpisah dengan ibunya, ada pengasuh baru, pindah rumah, kedatangan tamu, ibunya sakit, payudara terinfeksi, bau tubuh ibunya berubah, dsb. Bayi mungkin tidak menangis karena adanya perubahan tapi langsung mogok menyusu.
0 comments:
Post a Comment